Tanpa perumahan yang tersedia, para migran menyewa atap rumah di Tijuana

Tanpa perumahan yang tersedia, para migran menyewa atap rumah di Tijuana

TIJUANA (Laporan Perbatasan) — Tanpa akses ke ruang penampungan atau perumahan yang terjangkau, delapan keluarga migran dari berbagai bagian Meksiko menyewakan atap di dekat pusat kota Tijuana, dan mereka telah tinggal di sana selama dua bulan terakhir.

Seorang migran, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan mereka terdampar di luar tempat penampungan ketika seorang penduduk terdekat mendekati mereka untuk menggunakan atapnya.

Keluarga migran setuju untuk membayar masing-masing 500 peso, atau sekitar $25 per bulan, untuk tinggal di sana.

“Kami merasa terlindungi dan agak aman,” kata migran itu dalam bahasa Spanyol. “Ada banyak orang yang mendukung kami membawa selimut, pakaian, dan makanan.”

Wanita itu menyatakan bahwa dia berasal dari negara bagian Michoacan, Meksiko.

“Kita tidak bisa pergi ke tempat lain,” katanya. “Kami ingin pergi ke Amerika Serikat, sementara itu, kami akan tinggal di sini sampai kami menemukan tempat berlindung yang bersedia menampung kami.”

Persiapan makanan berlangsung di atas kompor kecil di trotoar di bawah.

Ketika Border Report berkunjung, mereka sedang memasak sepanci kacang dan telur dengan chorizo.

“Kami berusaha hidup rukun merawat anak-anak dan memasak untuk satu sama lain.”

Menurut kantor urusan migran di Tijuana, sulit untuk mengatakan berapa banyak migran yang tinggal di atap rumah atau di tempat penampungan.

Tapi José Luis Pérez Canchola, seorang aktivis hak asasi manusia di Tijuana, memperkirakan ada 10.000 migran di kota ini tepat di sebelah selatan San Diego.

“Ada sedikit sumber daya atau upaya untuk membantu populasi migran yang tiba di Tijuana,” kata Canchola.

Dia juga mengatakan masih banyak lagi migran yang hidup di jalanan menghadapi tantangan yang sulit.

“Saya percaya kota ini akan melakukan hal yang benar dengan membantu para migran ini yang sebagian besar berasal dari Meksiko, salah satunya, akan mengurangi banyak kejahatan dan perdagangan anak-anak,” katanya.

Dia menyatakan sebagian besar migran di Tijuana adalah orang Meksiko dan karenanya membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Apa yang berubah dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar migran sekarang adalah keluarga, mereka tidak di sini mencari pekerjaan, tetapi mereka melarikan diri dari bahaya ke rumah, mereka membutuhkan bantuan,” kata Canchola.

.

data keluaran sydney hari ini merupakan pasaran togel yang dikelola langsung oleh singapore pools sebagai pemegang lisensi formal satu-satunya. Itu sebabnya tiap-tiap keluaran sgp termasuk mesti diberikan cocok bersama dengan hasil result yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. Keluaran sgp web kita sendiri merupakan angka sgp prize yang diambil alih secara langsung berasal dari hasil livedraw singapore pools secara resmi dan asli.