Gangguan Kesehatan Akibat Obesitas yang Wajib Anda Ketahui!

pengantar

Obesitas adalah penyakit kronis serius yang didefinisikan sebagai berat badan lebih dari yang sehat untuk ketinggian tertentu. Obesitas mempengaruhi orang dewasa dan anak-anak dan terutama disebabkan oleh ketidakseimbangan energi antara kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dibakar. Tanda obesitas yang paling terlihat pada orang dewasa adalah jumlah lemak tubuh yang berlebihan. Namun, penting untuk diingat bahwa obesitas bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga berdampak negatif pada hampir setiap aspek kesehatan. Obesitas berkontribusi terhadap beberapa penyakit yang melemahkan, melumpuhkan, dan mematikan, seperti diabetes, penyakit jantung, dan berbagai keganasan. Akumulasi lemak yang berlebihan dalam tubuh mengurangi harapan hidup dan kualitas hidup sekaligus meningkatkan biaya perawatan kesehatan.

Artikel ini merangkum secara singkat hubungan antara obesitas dan berbagai masalah kesehatan, sekaligus merangkum strategi yang menjanjikan untuk pencegahan obesitas.

Masalah Kesehatan Umum Obesitas

Obesitas dan Diabetes

Obesitas merupakan faktor pemicu diabetes dan sangat terkait dengan resistensi insulin. Memiliki kelebihan lemak tubuh menimbulkan faktor risiko yang signifikan untuk diabetes tipe 2. Berbagai studi penelitian telah menunjukkan bahwa orang gemuk kira-kira 6 kali lebih mungkin memiliki gula darah tinggi. Jika Anda berisiko terkena diabetes tipe 2, penurunan berat badan sedang dapat mencegah atau menurunkan peluang Anda terkena diabetes tipe 2. Selain itu, membuat modifikasi gaya hidup dapat membantu menunda timbulnya kondisi tersebut.

Obesitas dan Penyakit Kardiovaskular

Sejumlah penelitian telah menunjukkan hubungan langsung antara kelebihan berat badan dan berbagai faktor risiko kardiovaskular. Low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol jahat, trigliserida, gula darah, dan peradangan semuanya meningkat seiring dengan BMI. Peningkatan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan kematian akibat kardiovaskular diakibatkan oleh perubahan ini. Kabar baiknya adalah kehilangan 5 sampai 10 persen berat badan akan mengurangi faktor risiko kardiovaskular lainnya seperti tekanan darah, LDL (kolesterol jahat), dan trigliserida.

Obesitas dan Kanker

Hubungan antara obesitas dan kanker tidak sejelas dibandingkan dengan diabetes dan penyakit kardiovaskular. Studi telah melaporkan hubungan antara obesitas dan 13 jenis kanker, termasuk kanker kolorektal, payudara, rahim, esofagus, ginjal, pankreas, kandung empedu. Bukti yang muncul menunjukkan bahwa ini terutama disebabkan oleh peradangan yang disebabkan oleh lemak visceral – lemak yang mengelilingi organ vital Anda.

Obesitas dan Depresi

Studi tentang efek obesitas pada hasil kesehatan tertentu telah mengkonfirmasi bahwa depresi dan obesitas saling memberi makan. Telah dibuktikan bahwa orang yang kelebihan berat badan lebih cenderung memiliki kondisi kesehatan mental yang melumpuhkan daripada orang dengan berat badan yang sehat.

Obesitas dan Penyakit Pernafasan

Akumulasi lemak perut dapat mempengaruhi berbagai aspek fungsi pernafasan. Obesitas dapat meningkatkan risiko terkena asma baik pada pria maupun wanita hingga 50 persen. Demikian pula, apnea tidur obstruktif adalah penyakit pernapasan umum lainnya yang dikaitkan dengan obesitas.

Obesitas dan Fungsi Kognitif

Temuan dari penelitian yang lebih besar telah menemukan bahwa kelebihan berat badan berdampak pada struktur dan fungsi otak, serta gangguan fungsi kognitif. Obesitas merupakan faktor risiko penyakit Alzheimer (AD) dan demensia terkait (ADRD).

Obesitas dan Kondisi Kesehatan Lainnya

Sejumlah masalah medis kronis telah dikaitkan dengan kelebihan berat badan. Ini termasuk perkembangan kondisi kesehatan, termasuk:

· Batu empedu

· Gout

· Penyakit ginjal kronis

· Osteoartritis

· Masalah reproduksi

· Penyakit hati berlemak non-alkohol.

Strategi Pencegahan Obesitas

Mengingat konsekuensi buruk dari obesitas pada berbagai aspek kesehatan, masuk akal untuk mempraktikkan strategi pencegahan obesitas, yang meliputi:

· Membatasi makanan dan minuman yang tidak sehat (daging merah, daging olahan, kentang, sereal olahan, permen dan minuman manis.

· Termasuk dalam diet Anda berbagai sayuran dan buah-buahan, biji-bijian, produk susu rendah lemak dan bebas lemak, dan berbagai makanan protein tanpa lemak.

· Meningkatkan aktivitas fisik sedang hingga intens 3 hingga 4 hari setiap minggu

· Membatasi paparan layar, televisi, dan ‘waktu duduk’ lainnya.

· Meningkatkan tidur

· Melewatkan lemak jenuh

· Membatasi pemanis buatan

· Menurunkan stres

Pikiran terakhir

Obesitas adalah masalah kesehatan yang tersebar luas yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Ditandai dengan memiliki persentase lemak tubuh yang tinggi – dan indeks massa tubuh (BMI) 30 – obesitas telah muncul sebagai masalah kesehatan yang signifikan. Namun, obesitas bukanlah kondisi permanen. Seperti banyak kondisi kronis lainnya, obesitas dapat dicegah. Mengontrol masalah obesitas memerlukan perubahan kecil namun signifikan. Dengan berfokus pada dua penyumbang terbesar obesitas—diet dan aktivitas—Anda dapat mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat. Itulah beberapa Masalah Kesehatan Obesitas yang harus Anda perhatikan.

Pesan Tes Kesehatan Seluruh Tubuh Hari Ini!

togel malam ini tabel berisi Keluaran SGP atau bagi para pihak awam dikenal dengan hasil undian togel singapore. Dapat dilihat bahwa tabel tersebut punyai Info perihal tanggal & hari hasil keluaran sgp, periode (kurun jaman kuantitas pengundian), dan angka result sgp itu sendiri.